jump to navigation

Sekilas Tentang Hamil di Luar Kandungan April 28, 2008

Posted by drandalas in Uncategorized.
trackback

Hamil diluar kandungan dalam istilah medis dikenal dengan Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang terjadi diluar kavum uteri yang pada proses kehamilan secara normal  merupakan tempat tumbuh sang jabang bayi.  Angka pasti Insidensi kehamilan diluar kandungan sangat bervariasi, antara 1 setiap 28 sampai 400 kehamilan, sedangkan peluang berulang kasus tersebut berkisar 0-14 persen. Kehamilan ektopik dapat terjadi di beberapa tempat pada organ reproduksi wanita, antara lain di tuba falopii (saluran telur), kanalis servikalis (leher rahim), ovarium (indung telur), dan rongga perut. Tuba falopi merupakan tempat favorit terjadi(90%). Pada seseorang dengan hamil diluar kandungan keluhan akan dirasakan bila tempat lokasi kehamilan terjadi  terganggu atau pecah sehingga banyak terjadi perdarahan, sedangkan pada situasi tempat kantong kehamilan berada tidak terganggu biasanya belum dirasakan adanya keluhan, sehingga  sering petugas medis misdiagnosa kasus kehamilan diluar kandungan fase awal.

 

Kehamilan ektopik dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :

  1. Bekas radang pada tuba

Sehingga hasil pembuahan terhambat kerongga rahim

  1. Terdapat tumor atau kista pada tuba
  2. Endometriosis (jaringan endometrium ditemukan diluar kavum uteri dan di luar miometrium).
  3. Memiliki riwayat operasi tuba
  4. Kelainan anatomi kongenital

Mekanisme terjadinya, kejadian Hamil diluar kandungan ini akibat Ovum yang telah dibuahi berimplantasi di tempat lain  sebelum  ovum yang dibuahi tersebut masuk ke kavum uteri, dan terbanyak terjadi  di saluran tuba .Mukosa pada tuba bukan merupakan medium yang baik untuk pembuahan blastokista yang berimplantasi didalamnya. Vaskularisasi kurang baik, dan desidua tidak tumbuh dengan sempurna, sehingga kapasitas tempat tersebut hanya mampu menahan sampai usia kehamilan 8 sampai 12 minggu. Berbeda kalau kehamilan terjadi di rongga abdomen yang bisa bertahan lebih lama.  Dengan demikian ada 3 kemungkinan hal terjadi dari setiap proses kehamilan diluar kandungan :

1.Ovum mati kemudian diresobsi

Dalam hal ini sering adanya kehamilan yang tidak diketahui, dan pendarahan uterus yang timbul sesudah meninggalnya ovum dianggap sebagai haid yang datangnya terlambat.

2.Trofoblast dan villus korialisnya(hasil dari proses pembuahan) menembus lapisan pseudokapsularis dan menyebabkan timbulnya pendarahan dalam lumen tuba. Darah itu menyebabkan pembesaran tuba (hematosalping) dan dapat pula mengalir terus ke rongga peritoneum, berkumpul di kavum Douglasi, dan menyebabkan hematokele retrouterina.

3.Trofoblast dan villus korialis menembus lapisan muskularis dan peritoneum pada dinding tuba dan menyebabkan pendarahan langsung ke rongga peritoneum, peristiwa ini sering terjadi di isthmus, dapat menyebabkan perdarahan banyak karena darah mengalir secara bebas dalam rongga peritoneum,dan dapat menyebabkan keadaan yang gawat pada penderita.

 

Seseorang patut diduga kearah hamil diluar kandungan bila:

Ada riwayat terlambat haid dan gejala kehamilan muda,  nyeri perut kanan / kiri bawah atau nyeri daerah pelvis, perdarahan pervaginam (dapat juga tidak ada), Keadaan umum ibu dapat baik sampai buruk/syok, tergantung beratnya perdarahan yang terjadi, kadang disertai demam dan nyeri pinggang

Biasanya sang dokter akan melakukan  pemeriksaan lanjutan untuk memastikan adanya kehamilan diluar kandungan, dengan pemeriksaan sonografi(USG), dengan alat ini akan terlihat kantong kehamilan diluar kavum uteri, malah pada keadaan tertentu terlihat ada pulsasi.jantung . Pemeriksaan lain juga bisa dilakukan bila masih ada keraguan dengan  pmeeriksaan, Kuldosintesis dengan cara menusuk jarum melalui rongga dibelakang leher rahim dan mencari adakah cairan bebas(darah) di daerah tersebut. Bila hasil nya tidak dijumpai adanya  cairan bebas dilakukan  pemeriksaan Laparoskopi, yang merupakan standart utama(gold standart) karena dengan alat ini kita dapat langsung melihat tuba seseorang, juga bisa melihat adakah darah bebas atau tidak.Dengan teknik laparoskopi, penderita bisa langsung dilanjutkan tindakan operasi bila  benar dia terjadi kehamilan diluar kandungan.

Keluhan-keluhan nyeri pada kasus kehamilan ektopik kadang sangat bersamaan dengan keluhan  sakit usus buntu (appendisitis), keluhan nyeri pada usia kehamilan muda:. Selain itu sering  kasus hamil diluar kandungan tampa tanda  akut abdomen (nyeri perut hebat).

 

Penanganan kehamilan ektopik harus sesegera mungkin. Bila kehamilan ektopik telah diketahui sejak dini, ketika belum terjadi ruptur dan penderita dalam kondisi stabil, maka dapat diberikan obat (methotrexate) dengan maksud mempertahankan fungsi saluran tuba tersebut. Pemberian obat ini dilakukan dengan pengawasan yang ketat dan penderita juga harus memenuhi kriteria persyaratan  pemberian obat  metotreksat yang tergolong obat anti kanker. Bila Fungsi salura tuba tidak bisa dipertahankan lagi akibat robekan yang compang camping maka dilakukan operasi salpingektomi (memotong jaringan yang rusak)

Umumnya penyebab kehamilan ektopik (misalnya penyempitan tuba atau pasca penyakit radang panggul) bersifat bilateral. Sehingga setelah pernah mengalami kehamilan ektopik pada tuba satu sisi, kemungkinan pasien akan berisiko mengalami kehamilan ektopik pada  sisi tuba yang lain. Tetapi kita tidak perlu terlamput takut dengan risiko tersebut  jikalau seoarang ibu selalu berkonsultasi dengan dokter bila adanya infeksi alat reproduksi demi mencegah infeksi menaik yang menggangu saluran tuba.

About these ads

Comments»

1. Dinta - May 16, 2008

Bulan april kemarin saya hamil di luar kandungan, lalu operasi untuk mengangkat janin saya yang saat itu berusia 9 minggu, sebelumnya pada usia kehamilan 7 minggu saya sudah kedokter dan melakukan USG dan dokter mengatakan dirahim saya tidak ada kantong ketuban dan harus menunggu 1 bulan kemudian untuk dicek ulang, tapi belum satu bulan ternyata tempat janin saya pecah sehingga terjadi pendarahan hebat ( dua liter ), sehingga saya harus operasi dan mendapatkan transfusi darah, hasil lab mengatakan kehamilan saya berada di kornu, yang ingin saya tanyakan mengapa dokter tidak dapat mengetahui dengan cepat kehamilan diluar kandungan saya? sedangkan saya sudah periksa dan bahkan sudah USG.Terimakasih banyak.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: